Ibu
Aku akan kembali, wahai Ibu
dan mencium kening sucimu
dan menyalahkan hawa nafsuku
dan merasakan harumnya doa-doamu
mengotori pipiku dengan kesempurnaan kakimu
tatkala kubertemu denganmu
membanjiri tanah dengan air mataku
merasakan kebahagiaan karena engkau masih hidup
Berapa banyak malam yang kau terjaga hingga larut
agar aku dapat tidur dengan lelap?
Dan berapa kali engkau dahaga
hanya agar kau dapat menghilangkan dahagaku
dengan segala kelembutanmu?
Aku akan kembali, wahai Ibu
dan mencium kening sucimu
dan menyalahkan hawa nafsuku
dan merasakan harumnya doa-doamu
mengotori pipiku dengan kesempurnaan kakimu
tatkala kubertemu denganmu
membanjiri tanah dengan air mataku
merasakan kebahagiaan karena engkau masih hidup
Berapa banyak malam yang kau terjaga hingga larut
agar aku dapat tidur dengan lelap?
Dan berapa kali engkau dahaga
hanya agar kau dapat menghilangkan dahagaku
dengan segala kelembutanmu?











